Sabtu, 16 April 2016

PERADABAN MANUSIA KANCEL MENJADI HARIMAU
Hakikat dari manusia  seutuhnya adalah makhluk yang mempunyai akal, jasmani, serta rohani. Tuhan mengaruniakan akal kepada manusia supaya manusia dapat berpikir dan menggunakan akalnya untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun banyak orang. Melalui jasmaninya manusia dituntut untuk menggunakan fisik atau jasmaninya melakukan sesuatu yang sesuai dengan fungsinya dan tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dan melalui rohaninya manusia dituntut untuk senantiasa dapat mengolah rohaninya yaitu dengan cara beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya.
Didunia ini hanya ada dua jenis manusia, yang pertama adalah manusia yang beradab, dan yang kedua adalah manusia yang biadab. Lalu apa makna dari manusia yang beradab?.  Dan apa yang menjadi tolak ukur manusia itu dikatan beradab atau biadab?.
Pertama, beradab diambil dari kata adab yang berarti akhlak atau kesopanan dan kehalusan budi pekerti. Manusia dikatakan beradab ketika ia  mempunyai  akhlak  mulia,  yang  memiliki  kesopanan  dan  kehalusan  budi  pekerti.  Sedangkan  manusia  yang  tidak mempunyai  akhlak  mulia,  yang  tidak  memiliki  kesopanan  dan  tidak  halus  budi  pekertinya, maka kita akan menyebut manusia tersebut biadab. Yang menjadi tolak ukur manusia tersebut beradab atau biadab adalah norma. Seseorang dengan segala sikap dan tindak- tanduknya, jika sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat, negara, serta norma ketuhanan maka dapat dikatakan bahwa manusia itu merupakan manusia yang beradab. Begitupun sebaliknya.
Menurut Newel Le Roy Sim, Jika mengacu pada perbedaan manusia antara yang beradab dan biadab (manusia yang berbudaya), maka peradaban dapat pula berarti tahapan yang tingi pada skala evolusi.  Karakteristik utama melekat pada perbedaan tingkat  intelektual,  perasaan  keindahan,  penguasaan  teknologi,  dan tingkat spiritual yang dimilikinya.

Antara manusia dan peradaban mempunyai hubungan yang sangat erat. Peradaban timbul karena ada yang menciptakannya yaitu diantaranya manusia yang melaksanakan peradaban tersebut. Peradaban mempunyai wujud, tahapan dan dapat berevolusi atau berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Dari peradaban pula dapat mengakibatkan suatu perubahan pada kehidupan sosial.
Tahapan peradaban dan evolusi budaya menurut Alvin Tofler dalam bukunya “The Third Wave“  terjadi dalam 3 (tiga) gelombang, yaitu :  Gelombang Pertama yakni terjadi pada masa-masa tradisional, dimana tekhnologi masih belum  ditemukan. Gelombang kedua  adalah tahap peradaban industri.  Gelombang ketiga adalah tahapan  evolusi  budaya  yang  lebih  modern  dan  serba  canggih  atau  dapat  juga  disebut  sebagai  tahap  peradaban informasi (mencerminkan kondisi saat ini).  
nah seperti yang saya posting ini seutuhnya cuman hakikat teknologi yang semakin canggih yaitu editan foto menggunakan adobe photoshop.....
hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha makasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar